Di banyak perusahaan besar, pembelian printer dulu dianggap sebagai keputusan yang wajar: beli unit, pakai selama beberapa tahun, dan selesai.
Namun, dalam 3–5 tahun terakhir, tren ini berubah drastis. Banyak perusahaan enterprise di Indonesia kini justru berhenti membeli printer dan beralih ke rental printer atau Managed Print Service (MPS).
Mengapa perubahan ini terjadi?
Jawabannya lebih besar dari sekadar “hemat biaya”.
Perubahan Cara Pandang Perusahaan Modern Terhadap Pengelolaan Printer
- Total Cost of Ownership (TCO) Jauh Lebih Mahal dari Harga Printer
Banyak perusahaan baru menyadari bahwa:
Harga printer hanyalah 15–20% dari total biaya kepemilikan.
Sisanya datang dari:
- Toner & consumable
- Sparepart dan service
- Downtime
- Teknisi internal
- Manajemen print yang tidak efisien
- Printer yang cepat usang
Karena itu, CFO dan CIO kini lebih memilih OPEX dari rental printer yang biayanya jelas dan dapat diprediksi.
- Printer Sering Menjadi Sumber Kebocoran Anggaran
Di banyak perusahaan besar:
- Tidak ada kontrol berapa biaya cetak per orang/divisi
- Toner dibeli tanpa transparansi
- Maintenance dipanggil manual
- Penggunaan printer tidak tercatat dengan baik
Akibatnya:
- Pengeluaran membesar tanpa disadari
- Tidak ada visibility
- Tidak bisa audit
Dengan MPS:
- Semua pemakaian tercatat
- Ada dashboard monitoring
- Pengeluaran bisa diaudit
- Pemborosan dapat dipangkas
Bahkan, banyak klien Newton berhasil menghemat 20–45% dalam 90 hari pertama.
- Downtime Printer = Kerugian Operasional
Ketika printer rusak:
- Tim operasional berhenti bekerja
- Dokumen tidak tercetak
- Approval terhambat
- Reputasi internal terganggu
Dan lebih sering:
Tidak ada teknisi yang bisa datang saat itu juga.
Dengan MPS dari Newton:
- Teknisi dipanggil otomatis
- SLA cepat
- Bisa langsung swap unit jika perlu
- Monitoring 24/7
Printer menjadi selalu siap kerja — kapan pun dibutuhkan.
- Infrastruktur IT Harus Aman – Printer Kini Termasuk di Dalamnya
Printer kantor modern:
- Terhubung ke jaringan
- Menyimpan cache data cetak
- Menjadi pintu masuk serangan jika tidak diamankan
Tanpa pengamanan:
- Dokumen bisa diakses tanpa otorisasi
- Data karyawan & dokumen bisnis bocor
- Malware masuk lewat printer
Dengan MPS:
- Ada secure print
- Log cetak terekam
- Hak akses dikontrol per user/divisi
- Sistem keamanan enterprise-grade
Itulah mengapa CISO dan IT Manager kini mulai memasukkan printer ke roadmap keamanan IT perusahaan.
- Pembelian Printer Sudah Tidak Lagi Relevan Secara Teknologi
Printer punya siklus teknologi:
- Setiap 2–3 tahun muncul fitur baru
- Standar keamanan meningkat
- Sistem integrasi berubah
Jika membeli printer, perusahaan harus menanggung risiko:
- Perangkat cepat usang
- Tidak kompatibel dengan sistem baru
- Tidak bisa upgrade tanpa beli lagi
Dengan rental printer:
- Perusahaan tinggal meng-upgrade kapan saja
- Tanpa biaya pembelian baru
- Tidak ada aset menganggur
- Perusahaan Tidak Mau Lagi Mengurus Printer
Banyak eksekutif menyadari:
Urutan prioritas kerja:
- Fokus bisnis utama
…
- Mengurus printer
Mengurus:
- Toner habis
- Panggilan teknisi
- Servis unit
- Cek part rusak
Itu bukan lagi sesuatu yang ingin dilakukan tim internal.
Karena itu, urusan printer kini dialihkan ke vendor MPS agar perusahaan bisa fokus pada bisnis inti.
Kenapa Ini Terjadi Sekaligus di Banyak Perusahaan Besar?
Karena ketiga departemen kunci sepakat:
✔ CFO
Ingin biaya cetak transparan dan terukur.
✔ CIO / IT Manager
Menghendaki sistem yang aman & minim downtime.
✔ Operasional
Tidak ingin printer menghambat produktivitas.
Dampak Positif Setelah Beralih ke Rental Printer
Dengan Managed Print Service seperti Newton:
✔ Biaya Cetak Lebih Terprediksi
OPEX jelas per bulan, tanpa biaya tambahan yang mengejutkan.
✔ Tidak Ada Lagi Downtime Lama
Printer dipantau sistem otomatis & teknisi siap standby.
✔ Lebih Aman
Dengan:
- Secure print
- Audit log
- Access control
✔ Selalu Menggunakan Teknologi Terbaru
Upgrade kapan saja tanpa keluar biaya pembelian perangkat baru.
Contoh Kasus Nyata
Sebelum MPS:
- Klien menggunakan 29 printer sendiri
- Pemakaian tidak tercatat
- Toner terbuang
- Maintenance lambat
Setelah menggunakan Newton:
- Jumlah printer dikurangi menjadi 21
- Produktivitas naik 18%
- Biaya cetak turun 34% dalam 120 hari
FAQ – Kenapa Perusahaan Besar Tidak Lagi Membeli Printer?
Ya. Karena biaya:
- Toner
- Sparepart
- Service
- Downtime
semuanya sudah termasuk biaya sewa, sehingga tidak ada pengeluaran tak terduga.
Newton menyediakan:
- Printer A3 enterprise
- Multifunction printer
- Integrasi tracking & security
Dengan kapasitas yang bisa disesuaikan dari 1 cabang sampai ratusan lokasi.
Sangat aman, karena:
- Setiap cetak tercatat
- Secure release print
- Integrasi login per user/divisi
Audit log tersedia
Newton menyediakan:
- SLA teknisi cepat
- Remote monitoring
- Swap unit jika perbaikan lama
Downtime bisa ditekan hingga hampir nol.
Ingin Cek Berapa Biaya yang Bisa Dihemat?
Newton menyediakan:
- Konsultasi gratis
- Analisis biaya cetak tanpa komitmen
- Rekomendasi perangkat terbaik untuk kantor Anda
Kirim pesan ke 087 888 090 900
“Saya ingin analisa biaya cetak kantor.”
Tim kami akan bantu menghitung potensi penghematan — cepat, akurat, dan gratis.